Resty Aprilia Seorang dreamer and learner yang suka menulis perkembangan lifestyle kaum millenial dari masa ke masa.

7 Gaya Aquascape dari Berbagai Negara. Kamu Suka yang Mana ?

3 min read

Jenis Gaya Aquascape

Buat kamu para pecinta ikan hias, jangan hanya puas dengan memeliharanya di akuarium biasa. Coba deh kreasikan dengan teknik aquascape, menggunakan hiasan dan seni menata akuarium terbaik. Butuh referensi gaya aquascape terbaru? Berikut ini beberapa gaya yang sedang trend dan bisa diwujudkan pada akuarium kamu!

Siapa saja bisa mencoba membuat aquascape yang menarik dengan style masing-masing.

Karena hal yang dibutuhkan hanyalah kecintaan pada dunia air, berkebun, serta punya imajinasi tingkat tinggi akan sebuah keindahan. Apakah kamu punya semuanya? Let’s do it.

7 Gaya Aquascape dari Beberapa Negara

Tujuh gaya berikut ini memiliki karakter yang sangat fenomenal, karena membentuk seni aquascape tingkat tinggi.

Dengan penataan aksesoris yang tepat, hasilnya bisa jadi salah satu aquascape terbaik yang pernah kamu punya.

1. Freehand Aquascape Style

Freehand Aquascape Style
popmama.com

Ini adalah gaya yang banyak disukai, karena tidak ada patokan bentuk dari aquascape yang harus diikuti.

Kamu bisa berimajinasi sepuasnya tentang sebuah seni penataan bawah air, yang menurutmu menarik.

Bisa dengan menampilkan sisi lain terumbu karang di bawah laut, dengan memanfaatkan benda-benda vintage dan beberapa tanaman pendukung.

Atau bisa juga dengan gaya abstrak sehingga menampilkan sebuah karakter tertentu pada akuarium.

Contohnya saja gaya tak sempurna ini, sepintas seperti tempat tak berpenghuni yang sudah lama ditinggalkan, tapi sebenarnya memiliki arti yang mendalam.

Bisa saja imajinasi isi hati yang sedang gundah, dituangkan dalam bentuk susunan kayu dan tanaman yang tepat.

2. Aquascape Natural Style

Aquascape Natural Style
ekor9.com

Salah satu gaya aquascape natural ini memperlihatkan tebing-tebing tinggi, yang memang ada di berbagai tempat di dunia.

Tebing tersebut dibuat dari kayu apung alami kemudian ditata sedemikian rupa, tambahkan beberapa tanaman sebagai pelengkap sehingga terlihat seperti hutan belantara yang berada di sisi tebing.

Mau yang lebih eksotis?

Tambahkan air terjun buatan dengan memanfaatkan batu silika dan aerator untuk membuatnya jadi hidup.

Style ini pertama kali ditampilkan di Jepang beberapa waktu lalu, dan langsung jadi primadona khususnya bagi aquascaper yang ingin menonjolkan sisi alami bawah air.

3. Gaya Belanda (Dutch Style)

Gaya Belanda (Dutch Style)
ytimg.com

Gaya ini menitikberatkan pada warna warni tanaman yang rimbun, namun tetap ditata dengan rapi dan seni tingkat tinggi.

Gaya ini merupakan salah satu yang tertua di dunia, karena sudah ada sejak awal tahun 1900an. Tapi kembali muncul beberapa tahun belakangan karena dinilai punya karakter kuat dari negara kincir angin tersebut.

Tapi untuk menerapkan gaya ini harus benar-benar paham jenis tanaman yang akan dimanfaatkan, termasuk perawatannya agar bisa tumbuh sempurna menghiasi aquascape kamu.

Kemudian pemilihan ikan juga harus diperhatikan, karena tidak semua ikan hias suka dengan kawasan yang rimbun lho.

4. Gaya Iwagumi (Iwagumi Style)

Gaya Iwagumi (Iwagumi Style)
popmama.com

Konsepnya mengusung gaya minimalis sepintas mirip gala natural, tapi pemilihan aksesorisnya lebih sedikit tapi sangat detail.

Contohnya seperti menampilkan kawasan hutan tak berpenghuni, yang ditata dari pecahan batu yang disusun tak beraturan.

Kemudian untuk memberikan kesan hijau dipilihlah tanaman kerdil atau maksimal tumbuhnya tidak lebih dari lima sentimeter.

Lagi-lagi gaya aquascape ini asalnya dari negeri Sakura yang ditampilkan oleh pecinta aquascape di sana, terlihat sangat detail dalam permainan warna dan penataan aksesoris.

Kamu juga bisa menirunya dengan versimu sendiri, yang penting adalah poin utamanya bisa kamu tampilkan. Yaitu sederhana, minimalis, dan asri identik dengan kehidupan orang Jepang.

5. Gaya Hutan (Forest Style)

Gaya Hutan (Forest Style)
pinimg.com

Banyak gaya hutan yang bisa kamu tiru, misalnya beberapa scene pada film Twilight Saga yang menampilkan hutan belantara saat Edward Cullen dan Bella Swan bertemu.

Atau pada film Alice and the Wonderland, yang banyak menampilkan perjalanan di hutan. Tinggal mencari tanaman dan kayu yang tepat agar terlihat lebih nyata.

Bagi pemula, gaya ini sangat cocok karena dari segi perawatan tidak terlalu sulit.

Bahkan ketika tanaman dibiarkan tumbuh alami dengan panjang maksimalnya, kesan hutan yang sebenarnya akan terlihat sempurna.

Kamu juga bisa menambahkan aliran sungai buatan, untuk memberikan kesan alami lebih dalam.

Jangan lupa untuk memastikan bahwa ikan yang kamu pelihara bisa hidup berdampingan, di dalam hutan buatanmu ini.

Pilihlah ikan yang bisa beradaptasi dengan kondisi alam tersebut, dan pastinya bukan ikan manja yang butuh perawatan ekstra.

6. Gaya Taiwan (Taiwan Style)

Gaya Taiwan (Taiwan Style)
hipwee.com

Beralih ke peradaban manusia, style ini lebih menggambarkan hal-hal yang berhubungan dengan manusia. Seperti adanya rumah, kastil, jalanan, hingga jembatan.

Pemilihan bahannya bisa dari batu apung yang dibentuk menjadi rumah, atau kamu buat permanen dari bebatuan alam sehingga terlihat lebih nyata.

Jika ingin sesuatu yang lebih hidup, kamu bisa menambahkan sosok-sosok manusia dari bahan yang tahan air, atau miniatur binatang yang bisa kamu dapatkan di toko mainan anak-anak.

Akan lebih seru jika saat berimajinasi membuat gaya Taiwan, kamu biarkan si kecil ambil bagian agar tercipta kolaborasi seni mature versus kiddos yang unik namun tetap berkesan mendalam.

Sangat banyak ide yang bisa dikembangkan pada gaya ini.

Misalnya memadukan jembatan dan jalanan di pinggir tebing yang sedang dipenuhi mobil yang berjalan, kemudian tambahkan tebing yang dilengkapi air terjun dan aliran sungai.

Pasti indah dan tidak membosankan ketika dilihat setiap saat.

7. Collectoritis Style

Collectoritis Style
pinterest.com

Ini adalah pengembangan dari freehand style, karena kamu bisa menonjolkan material unik yang punya arti khusus buat kamu.

Lalu dipadukan dengan beberapa miniatur tambahan, bebatuan dan tentunya tanaman pendukung. hasilnya akan sangat beda dari biasa, sebab hanya kamu yang paham karakter yang ditampilkan pada aquascape tersebut.

Misalnya kamu hobi koleksi barang kuno seperti koin, barang bekas dengan bentuk tertentu, atau benda aneh.

Semuanya bisa dijadikan tema utama dari aquascape, karena intinya adalah kepuasan kamu menampilkan imajinasi dan hobi dalam sebuah penataan bawah laut.

Sudah tahu mau menggunakan gaya aquascape yang mana? Kalau masih bingung, kamu bisa membuat konsep sendiri terlebih dahulu. Baru kemudian sesuaikan dengan format gaya yang sudah ada di atas. Atau bila menurutmu ada gaya baru yang bisa kamu tampilkan dari kolaborasi style yang ada, kenapa tidak! Semua bebas berekspresi untuk kepuasan sendiri! Have fun and enjoy it!

Resty Aprilia Seorang dreamer and learner yang suka menulis perkembangan lifestyle kaum millenial dari masa ke masa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *